Ketika Jilbab Kehilangan Makna (Sebuah Renungan)

Halo Wanita | Bila ingatan kita mundur ke tahun 90an mungkin diantara kita masih ingat di era itu pemakaian jilbab oleh kaum Hawa tidak se"meriah" saat ini. Saat itu hanya teman-teman dan kerabat kita yang memang sudah terpilih dan kegiatan Shalatpun lumayan di atas rata-rata, termasuk dalam hal segala perbuatannya.
Dulu pemakaian jilbab awalnya diniati apabila dalam diri sendiri sudah "siap" secara lahir dan bathin untuk memakainya. Orang (khususnya kaum Hawa) merasa pemakaian jilbab suatu yang harus diikuti dari dalam diri untuk mensucikan diri dalam melaksanakan salah satu syariat dalam agama (khususnya Islam). Saat itu beberapa orang ketika ditanya "Kapan mau memakai jilbab", merekapun menjawab Insha Allah bila sudah "Siap". Artinya, saat itu pemakaian jilbab tidaklah suatu yang tanpa makna agamis. Jilbab bila sudah bertengker dan membalut dikepala adalah suatu yang sangat sakral.


Namun berlalunya waktu, pemaikaian jilbab sekarang ini sepertinya hanya sebuah "trend" dan bagian dari busana hari-hari saja. Hal ini dapat kita lihat disebuah tayangan video, seorang istri memakai baju gamis lengkap dengan jilbab memasuki hotel untuk menemui selingkuhannya. Belum lagi begitu banyaknya kejadian yang dapat kita download di internet dapat kita saksikan para pemakai jilbab melakukan hal-hal yang sangat tidak terpuji di mata manusia apalagi Tuhan. Belum lagi ada istilah jilboob yaitu wanita menggunakan kerudung tapi menampilkan lekuk tubuhnya. Bahkan di dunia maya ada istilah "Jilbab Me*um".

Lalu, apakah pemakaian jilbab sudah mempunyai arti lain dari nilai sakralnya? Jawabannya YA. Sekarang ini pemakaian jilbab dan sejenisnya tidak diikuti melaksanakan ajaran agama, sehingga jilbab hanya sebagai aksessoris belaka. Saatnyalah melakukan pertaubatan selagi masih ada waktu untuk memperbaiki diri. Karena hal yang berbau munafikun sangat dibenci oleh Allah SWT.

Saya hanyalah Blogger pemula yang suka belajar. Jangan lupa komentarnya ya. Semoga Blog ini bermanfaat. Aamiin YRA....

Terima Kasih Komentar yang Diberikan [No SPAM, No PORN, No JUDI]
EmoticonEmoticon